Selasa, 24 Juli 2018

BAGIAN KE TIGA



BAGIAN KE TIGA
PELANGI BERSELIMUT ABU
tahun ketahun aku merasa berbeda mungkin tak seperti dulu jika aku boleh berharap ijinkanlah agar aku menjadi diriku sendiri,aku tak ingin menjadi cermin dari orang lain karena diriku adalah aku.Ya mungkin itu salah satu ekspresi dari apa yg aku rasakna saat ini kadang aku merasa seperti angin yang lepas tanpa arah dan tujuan.Walaupun sekarang berbeda tapi ada satu hal yg membuat diriku percaya bahwa waktu dapat membunuh segalanya.

aku berlari mengejar mimpi
hingga aku terjatuh lagi dan lagi
mungkin semua ini hanya cerita
tapi harapan kan selalu ada
jangan pernah menoleh kebelakang
walau hitam tapi kini telah berubah
hanya satu yang aku percaya
bahwa Tuhan takkan pernah tertidur
dengarkanlah suara alam menyerbu
kini waktunya untuk berdiri
terus berlari dan terus berlari
dan jangan pernah terjatuh menyerah
hingga Tuhan berkata kau harus kembali

Liar
aku ingin terbang melintasi imajinasiku
menikmati indanya khayalan tanpa beban
merasakan hingar bingar kegembiraan
menjauhi dunia nyata terbang dalam imajinasi
biar orang berkata apa akupun tak peduli
walaupun terlihat gila tapi inilah diriku
tak ingin kulepas anganku akan tetap berjalan
jangan pernah mencoba menghentikanku
karna ini sangatlah nikmat
bukan berarti aku lari dari kenyataan
tapi sesekali akupun ingin melayaang tinggii

Anak kecil
sore menjenlang malam datang
anak kecil bermain gembira
melepas canda tawa tanpa terbenani
berlari sana sini menikmati indah suasana
bercerita bersama mebayangkan akan jadi apa
lepaskan tawamu bersama sahabatmu
nikmatilah masamu karna suatu saat takkan terulang
jangan bersedih berdirilah tegap kembali berlari
jangan ada perbedaan diantara kita kawan
yakinlah suatu saat dengan mimpi-mimpimu
kokohkan mentalmu siapkan dirimu
tuk terjang ganasnya dunia yang tak pandang bulu
agar kau dapat menaklukan dunia yang kejam ini

Abu dalam hidup
aku berjalan menelusuri alam ini
melihat sekelompok manusia
memegang teguh prinsipmu
walau penguasa menutup kuping
terasa panas mendengar ocehanmu
tapi kami tetap berdiri melawan terik mentari
anak kecil,tua,muda bahkan wanita
berjuang demi tiang keadilan
terasa sekali abu dalam hidup
menusuk sukma ragamu
entah sampai kapan kau tetap berdiri
keringat panasmu tetap menyala
seraya lisan berkumandang
ooh abu dalam hidup
oooh abu dalam hidup

APA YANG DIPERJUANGKAN
Dunia kini tak lagi sempit semua orang berhak atas semuanya hak hak mereka kini terurai bebas membentang asa jikalau sebuah mimpi dapat mengubah nyata biarkan semua hidup terjerumus dalam mimpi akupun masih tak percaya dengan keadaan dunia ini mereka memperjuangkan apa dan untuk siapa perang di timur kebebasan di barat dan komunis mulai membentang dalam benaku aku terheran heran untuk apa semua itu orang-orang tertindas oleh kemajuan waktu yang kian pesat membunuh siapapun seolah-olah aku tak sanggup menerima apa yang terjadi mereka yang bicara tentang agama namun itu hanyalah jubah belaka mereka yang bicara tentang keadilan namun itu hanya air liur yang menjijikan mereka yang jujur tertindas tersiksa bahkan mati karena sebuah tujuan sebenarnya apa yang diperjuangkan apa yang dipertahankan budaya moralitas harga diri nasionalisme patrionalisme semua akan hilang ditelan bumi generasi yang enggan memakai jas merah sebagai pelindung dan penyemangat dimana kau sekarang GARUDA!!!!! dimana!!! apakah sayapmu tlah patah apakah bulumu sudah tak bersinar  apakah kakimu tak bisa mencengkram dan apakah matamu kini tlah buram apa yang harus kami perjuangkan dan mengapa serigala kini merajalela

Di hari ini aku terjebak dalam sebuah angan,mungkin semua terlihat menyenangkan tapi perlahan ini seperti batu yang terkikis oleh hujan,entah apa yang aku pikirkan seolah-olah aku kehilangan diriku,diriku yang selama ini ada tapi kini seperti terkubur dalam tanah yang dingin,akupun merasa semua ini telah berbeda terkadang aku merasa dimasa ini aku tak ingin melihat dunia luar,bukan karena kejam tapi ada suatu hal yang berbeda,entah ini hanya persaanku saja atau yang lainnya aku tah tahu,memang menjadi diri sendiri terlihat menyenangkan tapi jika apa yang ada dalam diriku hilang apakah aku akan terhempas pada jurang yang terjal,dimana diriku ini apakah aku tak sanggup menerima keadaan ataukah aku masih terjebak dalam angan,aku tak ingin dibunuh oleh waktu aku merasa jauh,jauh darimu,kembalilah aku ingin diriku seutuhnya.

Minggu, 15 April 2018

BAGIAN DUA HARAPAN



Banyak hal yang ingin aku tau dan banyak hal pula yang ingin aku gapai tapi tak semudah yang kamu pikirkan.Ya karna semua tak mungkin terjadi begitu saja,aku tau segala kekuranganku bahkan terkadang masih banyak yang harus aku perbaiki walaupun tak selamanya kita baik tapi setidaknya kita pernah melakukan hal yang baik.Saat ini,diwaktu ini,ditempat ini dan di umur ini banyak hal yang telah terjadi,banyak orang mengatakan bahwa belajar dan belajar serta carilah ilmu setinggi mungkin tapi tunggu dulu apakah dalam mencari ilmu haruskah kita mengikuti sebuah institusi yang menyediakan ilmu? bukankah ilmu bisa didapatkan dimana saja bahkan ketika kita berjalan pun kita akan menemukan.Baiklah mungkin pertanyaanku memanglah konyol tapi ohh ayolah kawan sampai kapan kita terbelenggu oleh dahsyatnya gaya hidup sekarang maksudku hey jika kau tak bisa mengikuti tren masa kini maka kau akan ketinggalan zaman,wow itu sebuah statment yang membuatku heran sama halnya dengan ilmu jika kau tak mengikuti maka kau akan terbelakang.Oh tunggu dulu sebelum kau menjamah dunia sekarang mungkin kau perlu kembali sebelum kau lahir,yaa kita kembali bagaimana ilmu itu berkembang hingga saat ini,apakah hanya ilmu eksak semata? tentu tidak hanya itu bro lihatlah sekelilingmu maksudku keadaan sosial,keadaan sosialah yang membuat kita menjadi sekarang ini.
            Lihat aku sekarang mengambil studi ilmu hukum,yaa kedengaranya luar biasa sekali kau bisa menjadi pengacara dengan harta yg melimpah hanya bermodalkan mulutmu dan buku atau notaris yang hanya duduk tanda tangan dan kau menerima uang atau jaksa,hakim dan lain sebagainya.Banyak sekali orang yang belajar tentang hukum entah itu untuk sebuah ketenaran,pengetahuan atau untuk pengembangan masyarakat,aku tau kita hidup butuh uang dan segalanya butuh uang tapi pernahkah kau berpikir bahwa apakah keadilan itu dapat ditegakkan? apakah keadilan hanya berdasarkan pada buku? atau keadilan yang berdasarkan uang? yaa memang pertanyaan itu sungguh menggelitik atau bahkan menyindir.Jujur saja waktu pertama kali aku masuk kedalam fakultas hukum aku saja tidak tau fungsi jaksa itu apa hahahaha yang aku tau bahwa aku belajar,aku memahami dan aku berusaha untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga aku bisa mengamalkan ilmu yang telah aku dapat serta aku mendapat profesi yang pas dan cocok sesuai bidangku tapi jika itu meleset setidaknya jangan terlalu parah hahaha.Tak seperti teman-temanku ada yang ingin menjadi jaksa agung muda,notaris,pengacara,jaksa dan aku pikir waaoow luarbiasa sekali tapi bukankah profesi hukum tak melulu soal ke empat tersebut bukankah masih nyak lagi,oke jika kau bertanya apa impian atau cita-citaku akan kujawab dengan nada yang biasa saja yaitu musisi.What the f*?!  hey man konyol sekali kau masuk fakultas hukum dan kau punya impian menjadi musisi ibarat kau berjalan kaki dari jakarta ke inggris jauuh broo,,eeiitss tapi tunggu dulu bukankah kita bebas menentukan hak kita maksudku impian kita setidaknya dalam liriku terdapat kritik terhadap keadaan sosial.Memang belajar hukum ibarat kita belajar sejarah karna kita masih berkiblat pada hukum Belanda tapi dalam fakultas hukum kita juga harus bisa public speaking,strategi dan keberaanian dan lain sebagainya,hey bro bukankah keadaan hukum negara kita masih abu-abu? yaa bisa dikatakan seperti itu karna masih banyak orang yang belum mengerti apa itu hukum serta masih banyak pola pikir secara text book yang penting selesai tanpa adanya akibat kedepanya.Yap maka dari itu kita perlu pondasi untuk digunakan sebagai dasar pola pikir serta tingkat batiniah atau nurani yang baik.Ooh ada satu lagi kebanyakan orang - orang atau kawan - kawan yang ingin kelihatan eksis dan berjiwa aktivis yaitu mengikuti organisasi,memang banyak alasan kawan-kawan mengikuti organisasi ada yang ingin terkenal,hits,mengembangkan soft skill,pengalaman dan lain-lain akan tetapi terkadang apabila ada salah satu anggota atau beberapa yang tak aktif akan ditinggalkan atau dikeluarkan atau sebaliknya,seharusnya dalam organisasi kita harus bersama-sama membangun sebuah tujuan dan apabila ada yang tertinggal maka bujuklah jangan kau tinggalkan apalagi jika sudah masuk ranah diskriminasi itu sakitnya gak berdarah tapi ngiluuu brooo.Dalam sebuah organisasi atau kehidupan sehari-hari pasti adanya campur tangan politik,yaa jujur saja aku terkadang benci dengan politik karna itu dapat menusukmu perlahan atau bahkan benar-benar menjatuhkanmu tapi jika digunakan dengan benar dapat menguntungkan berbagai pihak tapiii tunggu dulu life is a choice bro jadi kita memang harus ambil yang baik dan buang yang tak bermanfaat,olehkarna itu bijaklah kita dalam bertindak serta jangalah terjatuh kedalam lubang yang sama (apabila perbuatan itu jelek)
            Oke maka dari itu semua orang bebas berjuang melalui jalur manapun yang penting sudah ada sertifikat dari MUI yaitu halaall hehehe,janganlah pernah minder dengan orang lain jika kamu tidak bisa menjadi orang lain jadilah dirimu sendiri lakukan apa yang kamu suka dan kembangkan kita manusia memang mempunyai watak sikap serta bakat yang berbeda serta tak luput dari kesalahan maka dari itu kita harus saling melengkapi dan menghormati bukan untuk saling bercerai-berai dan perperang angkat senjata hahaha sepenggal lirik dari laskar cinta.Yah inilah hidup terkadang ada-ada saja yang menghantui kita dan ada pula yang bikin kita tertawa lepas hingga sedih itu menghilang
            Hidup itu bagaikan medan pertempuran (agak tinggi dikit wkwkwk) kenapa ane bilang kayak gitu karna disaat kita lengah sedikit maka kamu bakal jadi sasaran empuk bagi musuh tapi sebaliknya jika kamu sigap maka musuh manapun bisa diatasi dan juga tak luput dari kerja sama team,mungkin ini akan sedikit berbeda tapi bolehlah sekedar cerita hehe.Waktu ane makan satu hari sekali ane jadi inget masa - masa kos waktu SMA,hah? SMA udah kos yang bener? numpang kali wkwkwk,,ets ane serius dulu ane SMA itu udah ngekos,sebenerny alasanya simple sih waktu itu ane SMA maunya kos entah mau sekolah dimana yang penting kos tapi kejadian itu awal dari kejadian dimana ane udah nentuin tujuan tapi ibarat pohon gak ada ranting artinya cuma lurus doang gak ada lika liku atau batang mana yang mau di tempatin dan akhirnya ane dapet di swasta,ane pribadi sih gak papa tapi kadang omongan dari orang tuh yang bikin sakit tak berdarah ngilu brooo hahaha,wah sekolah jauh-jauh cuma dapet swasta,emang keliatanya mubazir banget ente jauh-jauh ujung-ujungnya dapet hasil yang gak begitu maksimal akan tetapi dari situ ane belajar banyak hal tentang hidup,gimana rasanya jadi anak kos,gimana rasanya kalo makan itu beli,gimana rasanya kalo mau apa-apa harus sendiri wah masih banyak lagi sementara yang bisa ane harapkan yaitu ada pertolongan dari ALLAH dan juga sahabat dan temen-temen ane.Dari situlah awal ane belajar tentang arti hidup ini,suka dukanya dan wahh pokoknya kenangan yang tak terlupakan akan tetapi disaat penghujung terakhir (rada dramatisir wkwkwk) entah kenapa ego ane mulai nglonjak banget ane terlalu berharap terhadap satu wanita,ane kurang bisa bagi waktu antara band sama belajar itulah yang mengakibatkan ane bener-bener stres yang pada akhirnya hanya menimbulkan luka batin apalagi waktu itu ane udah lima kalii gak keterimsa di PTN waahh rekornya udah sama kaya ane ditolak wkwkwk tapi dari situ ane berusaha restar hati (judul lagu slank hahaha) ana momen dimana ane ngerasa bener-bener dipeluk sama ALLAH sampe ane nangis senangis-nangisnya ane bener-bener senyel dulu ane banyak bikin salah sampai-sampai maksiatpun ane lakuin karna terbawa suasana masa - masa itu,ane gak habis pikir bener-bener wah sedih minta ampun bayangkan ane baru dzikir mengucap SUBHANALLAH itu ane nangis bener-bener  hati ane ini bergetar serasa ada yang meluk erat,disitu ane ngerasa YA ALLAH maafin aku aku terlalu terbawa dengan kawan-kawan sampai-sampai aku melupakanMU dan keluargaku.Momen itu membuat ane speachless alias gak bisa ngapa-ngapain cuma bisa pasrah dan lepas sama sang pencipta.
            Makanya saat ane udah disemarang ane udah niatin ane gak mau terjerumus kedalam hal-hal yang membuat ane lupa dengan segalanya yaah walaupun itu berat tapi ane berusaha yang tebaik untuk ane karena semua ini bukan untuk siap-siapa tapi untuk kebaikan ane sendiri,ane akuin dulu ane salah,ane juga terlalu egois sampai meninggalkan keluarga tapi sekarang ane sadar bahwa tidak ada tempat yang terbaik kecuali di rumah yaitu keuarga there's no place like home (mike stephen portnoy).Di semarang ane ibarat membangun rumah kembali yaah makudnya ane buat kehidupan yang baru,memang tidaklah mudah seperti yang ane katakan ibarat kita membangun rumah kita harus beli tanah dulu,nyari bahan-bahan ,nyari tukang dan kalkulasi biaya pembuatan kurang lebihnya seperti itu.Disini ane bener-bener dari nol lagi berawal dari kos didaerah yang panas dan gersang saking gersangnya kita jadi ikan asin dan polusi udara yang mencekam yaah itulah kos pertama ane di kaligawe,disini suasananya beda banget wah gak kebayang pokoknya nyari makan juga gampang-gampang susah dan suasana yang berbeda banget sama kos ane yang dulu di purwokerto yang tenang dan damai.Makanya ane memberi julukan di tempat itu yaitu this place that you never find before,wwaow man it looks like terrible taste tapi uniknya ditempat ini ane jadi ngerasa kaya dikampung-kampung jakarta yaah namanya juga hidup tak selamanya mewah (mepet sawah wkwkwk).Hari-hari ane kuliah naik pake angkot bermodalkan 2000 rupiAH bolak balik jadinya 4000 rupiAH,angka yang cukup lumayan kalo ditabung makanya waktu ane masih ngangkot ane kesulitan buat nabung tapi ane terus bertahan karena semua ane anggep ujian survival yah itulah anak kos survival in every situation ditambah kalo lagi musim ujan buanjir men dan gak tanggung - tanggung gede banget eeh busset udah kaya jakarte aje tong,ane aja berangkat kuliah lnaek angkot itu loncat udeh kaya pelari marathon mau finish tapi walau demikian itu merupakan tantangan yang baru bagi ane karena prinsip ane mumpung masih muda cobalah untuk merantau sebelum menyesal dan ternyata dari situ ane belajar banyak dari situ ane jadi paham lika-liku kehidupan yaa walopun uang masih dari orang tua tapi ane ambil positifnya aja,jujur ane sendiri buat keputusan untuk merantau lagi bukanlah keputusan yang mudah karna ane harus mempertimbangkan antara kondisi rumah dan jarak tapi apa boleh buat dalam benak ane ini untuk masa depan bukan untuk siapa-siapa pokoknya bissmillah everthing is gonna be fine just look forward don't look back.

Saat kamu bertahan
hari hari semakin berbeda
rasanya ada yang hilang
entah apa yang aku rasakan
dan ku tenggelam dalam duka
ooo apakah ini namanya bertahan
walaupun sakit tapi kutetap bertahan
disaat semuanya hilang ku terus melangkah kedepan
jauh disana masih ada harapan yang takan pernah padam
teruslah mengejar mimpi hingga lelahmu membawa berkah
janganlah melihat yang lalu dan teruslah berlari
bertahan dan terus bertahan
sampai mimpimu menjadi nyata
janganlah menyerah teruslah berjalan
hingga Tuhan berkata pulanglaah

For OUR BROTHER

lagu ini untuk seorang pejuang muda yang membela hak masyarakat seseorang yang penuh dedikasi dan semangat masa muda yang masih tetap menyala hingga Tuhan memanggilnya untuk pulang selamat jalan saudaraku Atma Khikmi seorang aktivis HAM serta pengacara publik LBH Semarang walaupun kita hanya bertatap muka sekali tapi kau telah memberi inspirasi bagi kita

Kau Pergi
engkau masihlah muda nak
semangatmu masih bergelora
kau serukan suara keadilan
wajahmu yang bersinar cerah
lembut dan lantang suaramu
keringata bercucuran menyuarakan hak manusia
walau lelah menimpa tapi semangatmu tetap menggelora
dan kini hanya tinggal kenangan bersamamu
walaupun aku tak begitu dekat
tapi kau tetap murah senyum
haruskah secepat ini Tuhan
kau ambil nyawa disaat masih muda
aku tahu ini adalah takdirmu
aku terima dengan ikhlas
selamat jalan kawanku
semoga kau tenang disana
dan semoga perjuanganmu takan pernah sia-sia
walaupun sekejap kita bertemu
tapi kau tetap sahabat kawan
terima kasih atas waktumu
semoga kami dapat tetap berjuang

KERAMAIAN DIDALAM HAMPA
kerap kali aku merasa semua datar
tak ada sepercik harapan dalam angan
aku merasa semua tak ada yang berguna
semua yang telah kulewati hanyalah sebuah ilusi
hari demi hari aku berjalan mengitari dunia ini
serasa sempit dan serasa hampa
apakah ini sebuah kehancuran
tapi waktuku masihlah panjang
belum saatnya aku melihat cahaya
aku masih terdampar dalam kegelapan
kegelapanlah yang berambisi untuk kehancuran
aku tak ingin gelap ini menjadi hancur
setiap cahaya pasti ada bayangan karena saling melengkapi
imajinasi tanpa batas dan kenyataan yang kian merajalela
dan aku berharap akan saling melengkapi bukan mencaci



DEMOCRAZY
cuap cuap berita sana sini
provokator mulai beraksi
saling pegang ke sana ke sini
update berita sembari berjoget
liat lansia udah kaya nyi pelet
tutup sana tutup sini
jangan ada ikan teri
ikan ikan mulai beraksi
hiu datang unjuk taring
berani sikut dapet maut
anda sopan kami salut
negaraku yang semakin semrawut
rakyatpun ikut mawut mawut
politikus yang selalu sok suci
bagai teri memakai dasi
jilat sana jilat sini
ada pelicin ada ijin
jangan sampai kau hancurkan martabat kami
karena anda dipilih bukan dilotre
biarkan kami berkuasa walau anda tetap penguasa
karena kami anda dapat berdiri disana
jangan jadikan kami kambing ternakmu
kasih pangan lalu engkau jual
kami juga punya moral dan tak hanya ber argu
karna kami adalah rakyat



PERASAAN
hari ini aku merasa jenuh
beban pikiranku tak menentu
hati dan pikiranku mulai melayang
bagai angin berhembus dimalam hari
kubasuhkan hatiku dengan sepercik air
dan kuhempaskan dengan nafasku
kutorehkan kata perkata
dan kujadikan bingkai di kertas
hidup yang tak selamnya senang
kadangkala kita terbelakangi
yakin semua kan berubah
tetap pada pendirianmu
jangan sampai kau terbawa nafsu
hentikan semua kegilaanmu
dan tetaplah menjadi diriimu
tak selamnya kau beradaa
dalam lingkaran yang gelap
lepaskan penatmu nikmati dunia
karna semua hanya sementaraaa

KEMBALI NOVEMBER
mentari kembali bersinar
bulan barupun baru dimulai
entah apa yang kurasakan
berbeda tak seperti yang dulu
masa lalu yang mulai kurindukan
hari-hari yang penuh dengan warna
tapi sekarang sudah mulai berbeda
waktu demi waktu kian berganti
dan ternyata kini dibulan november
bulan dimana langit mulai menangisi bumi
menahan setiap derita ini
walau semua tak seperti dulu
tapi kuberharap semua kan berbeda
dibulan november ini

SUNYI SENYAP
Wajah sepi di malam hari
aku duduk di teras selepas hujan
menikmati dinginya angin yang bernyanyi
suara gemercik air kian menari
membuat diriku terlena dengan suasana
aku ambil gitarku tak lupa segelas kopi rokok menemani
terniang kata-kata mu yang kini telah tiada
sungguh menusuk hati dikala ku teringat wajahmu
wajah yang penuh harapan dan kasih sayang
keriput kulitmu yang kian tergilas oleh waktu
seakan kau bercerita asam garam dunia
walau raga tlah tiada tapi  sukma mu bersandang di hati
tetaplah menjadi api dihati walau air mata ini kian mengalir
sampai kapanpun kau tetap hidup dalam sanubari
maafkanlah aku yang selalu berbuat salah
dan biarkanlah aku mengarungi dunia ini
sampai jumpa dilain waktu

BAGIAN l AKAL DALAM NURANI


PEMBUKAAN
  
Ini adalah sebuah catatan kecil yang diambil dari apa yang aku cari,mungkin ini bukanlah sebuah master piece tapi setidaknya catatan yang aku catat mewakili apa yang aku rasa dari bertahun-tahun aku merasakan apa itu hidup,memang terlalu sederhana seperti kita belajar hidup pada umumnya  tapi sejarah itu tercipta karna ada seorang lakon yang mengarungi derasnya ombak hingga pada akhirnya ia terdampar di pulau yang indah,pulau itulah yang disebut KEDAMAIAN,ya mungkin aku tidaklah pandai dalam merangkai kata yang indah tapi setidaknya aku berusaha menjadi diriku bukan orang lain.Masih banyak pertanyaan yang ada dalam benakku dan aku berharap siapapun yang membaca tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi semua

DI BALIK EMBUN

seiring berjalanya waktu kita akan berfikir
bahwa seperti apa takdir kita ke depan
seiring berjalanya waktu kita berfikir
bahwa apa yang telah kita lakukan/apa yang kita pegang/jalani adalah sebuah takdir
Sugestimu membawamu kepada sebuah tempat,
tempat yang kau yakini benar
padahal "benar" itu semata hanya opinimu bukan pendapat dari Tuhan
terkadang kau merasa terbelakangi
hingga kau berfikir bahwa hidup orang lain lebih menyenangkan
kau sadar,kau mengerti semuanya tapi mengapa kau merasa berbeda
Tuhan tidak pernah salah benahi apa yang perlu kau benahi
tak ada yang perlu disesali/ditangisi
waktu tak bisa diputar kembali
dunia tak bisa merubahmmu
hanya dirimu yang dapat merubah dunia ini
jejak yang ada dalam hidupmu tak bisa kau hapus
kesunyian adalah tempat dimana kau menemukan akar batin
kau tak pernah menyadari bahwa pengalaman adalah guru terbaikmu
walau kau terlihat bodoh dan konyol
tapi
pengalamanmulah yang menjadikan kau cerdas di berbagai hal
jalan seorang kuda hitam adalah kesunyian
itu sebabnya dia di juluki pendiri
di balik besarnya orang kesunyianlah adalah jalan baginya
                                                           
                                                                        semarang 22/03/15 01.09

visualisasi kehidupan
Sebuah nilai yang  telah terurai
terbakar karna sebuah  ideologi
tanpa adanya ketidakpastian opini
memutar balikan fakta bukanlah sebuah cara
untuk mendapatkan sesuatu yang berharga
mimpi bukanlah kenyataan
tapi
langkah kakimulah yang memulai segalanya
tanpa adanya sebuah maksud dan tujuan
mungkin dirimu bukanlah siapa-siapa
karena kau membuat sebuah kenyataan didalam mimpi
bukan salahmu jika mereka bersukaria
karna kau memegang sebuah kunci
kunci yang akan membuka kebenaran
sebuah
visualisasi kehidupan
adanya sebuah perpecahan
adanya sebuah gejolak politik
adanya sebuah konflik
tanpa ada yang tahu
siapa dibalik semua itu
tanpa disadari
kau melupakan jiwamu yang paling dalam
sudah saatnya.....


SATU
Titik jenuh dalam kehidupan membuat semua orang tak berdaya
tanpa adanya sebuah cerita dibalik canda tawa
bukan sekedar omongan belaka tapi ini tentang semua
nurani yang kerap kali terkikis karna pudar
kerap  kali membuat perih tapi
ada masa kala semuanya berubah
tanpa adanya suatu pembeda
pemecah kesunyian pembawa kedamaian
Tuhan datang dan peluk diriku
karna engkaulah penguasa jagat raya bumi
peluklah diriku agar sepi ini menjadi damai
tanpa diriMu aku seolah bagaikan daun yang bertebangan
tanpa arah dan tujuan
Tuhan terimakasih atas karuniamu
kehidupan yang terus mengalir dan penuh misteri
membuat diriku semakin percaya padaMU bahwa
semuakan indah pada waktunya walau itu entah kapan
tapi aku percaya ada masa kala
antara mimpi dan kenyataan menjadi satu

DIAPUN PERGI
sesal dalam nurani
dan takan kembali
hingga saat ini semua telah berlalu
hanya sekejap mata kita bertemu
tanpa sebuah salam perpisahaan
saat semua telah berlalu
tanpa sepatah kata dan semua pergi begitu saja
aku hanya bisa memandang dirimu
walau kau tak pernah ada dan tiada
bukan berati semua hilang begitu saja
dan ada satu kata
jangan pernah berhenti berharap
jangan pernah berhenti berharap
lakukanlah apa yang kau mau
jangan lupa pada Tuanmu
dikala terbelakangi
ingatlah dirimu bukanlah seorang bajingan
tapi kau adalah sang penakluk dimuka bumi
hidupmu bukanlah hidup mereka
jadikan semua menjadi satu
dalam kebahagiaan



Sepi
malam kelabu ditengah malam
dan tak ada yang menemani
hanya suara angin yang berhembus melewati tubuhku
disaat tak ada yang menemaniku
kala hati ini merintih karnamu
waktu yang kian berlalu
yang menyayat hati ini
menunggu sebuah impian dalam kenyataan
kala itu kau menyatakan kata yang begitu amat pedih
seolah dirimu tak perdulikan aku
kubutuh tempat untuk berteduh
dikala aku senang dan sedih
biarkan angin berhembus
dedaun pergi begitu saja
semoga hati ini tenang tanpa hadirnya dirimu
walau sepi ini membunuhku
sepi menusuku
dan aku tak mau kembali kepada
waktu yang tlah berlalu






Sebuah derita seorang kuda hitam
aku bukanlah seorang pendekar
yang selalu berperang menumpah darah
aku memang bukan seorang pejabat
yang selalu memeras rakyat
dan aku bukanlah seorang yang pandai
dalam merangkai kata yang indah dan suci
tapi
aku adalah orang yang terus berjalan
dan terus berjalan melewati dimensi waktu
hari demi hari
aku melihat sebuah pahitnya kenyataan
bukan impian dan juga angan
sakit yang selalu membakar jiwa
membuatku bertekuk lutut pada dunia ini
dunia yang selalu membuatku hilang
hilang ditelan mata
aku kira semua telah usai
kubuka hati ini
dan kuterawang dunia
ku hibur hati ini dengan apa yang kupunya
aku hanyalah seorang kuda hitam
yang selalu berbuat tapi seolah tak berbuat
karna kehidupan hanya sekali
Takdir Tuhan bukanlah kesalahan
hanya dirimulah yang merasa salah
dan kau bukanlah satu satunya kawan
gelap mungkin adalah jalan mu
tapi
cahaya hatimu yang menyinari jalanmu
hai kuda hitam

Gambar
ambil pensilmu
ambil kertasmu
rangkailah sebuah cerita
dalam gambar
hatimu yang kian retak
kau tuangkan kedalam sebuah kanvas
garis demi garis dan warna demi warna
mewakili keadaan hati kau
kau bentuk rangkaian warna
dalam kertasmu
dengan penuh emosi
kau terus menorehkan gambarmu
torehkan jiwamu kedalam kertas putih
karna kesucian tak harus putih
dan warna tak selamnya dosa
tapi
gambarmulah yang mengubah dunia ini menjadi berwarna





Rakyat = Raja
aku duduk disini
menunggu panggilan
lekasku pergi lalu berpakaian rapih
pidato sana sini
jual mulut sana sini
demi sebuah tujuan
rakyatku yang tercinta
ikutlah denganku
kan kuberi selembar amplop
senangkah dirimu
yang sudah kuberi itu
tapi kau tak tau isi hatiku
rakyat bukanlah budak
rakyat bukanlah alat
rakyat bukanlah tong sampah
yang datang tuk menerima
tapi
rakyat adalah raja
penguasa bumi pertiwi
bukan para hai wakil rakyat
kami berdo'a
kami mengadu pada Tuhan
jagalah bumiku dari para tikus keparat
yang selalu mengambil makanan
jangan jadikan kami para pengemis
yang mengemis kepada tuan besar
tapi jadikan
kami penguasa bumi pertiwi ini


Seni
kau selalu bebas
tak ingin ada sebuah pertikaian
hidupmu bagaikan angin yang berhembus
tak peduli kemana
yang penting jalan saja
orang orang memandangku lusuh
bahkan tak segan memandangku penjahat
tapi
aku bukanlah seorang penjahat berkerah
yang selalu membunuh pelan pelan
kami hanya butuh kebebasan
dalam berkekspresi
Seni
tempat kami berteduh
dalam keramaian orang
Seni
kebebasan yang tak ada akhir
semangat yang selalu membara dalam jiwa
menorehkan seluruh yang kami punya
kami tak membunyikan sesuatu
karna kami ingin semua orang tau
kebebasan bukan sebuah semena mena
tapi
kebebasan ialah aturan kami dalam berekspresi



Perempatan
Jum'at malam pukul delapan
Kuambil jaketku dan lekas pergi
bersama kawan mengelilingi kota
tuk membeli sebuah air dewa
gelas demi gelas kita habiskan
dimalam itu diperempatan
melihat lalu lalang kendaraan
menikmati indahnya malam kota
sembari ku terbawa hanyutnya malam
oooh indahnya dunia
kami berpesta walau hati ini duka

Hanyut dalam rasa
tiba tiba kau datang
dan tiba tiba kau pergi
menembus dimensi waktu
kau terus mencari dan mencari
setiap hasrat yang ada dalam naluri
tanpa melihat waktu
dan kau tiba tiba muncul dalam kehidupan
disaat semua terasa sunyi
kau datang untuk membunuh sepi
mewarnai setiap takdir yang ada
walaupun kau datang tanpa diundang
tapi hangat dari rasa itu
menyelimuti nurani ini
aku terhanyut dalam rasa
yang kian melekat dihati
dan aku terhanyut dalam rasa
yang tak kunjung usai
tapi aku berharap rasa ini jangan pergi
biarkan ia mengisi alur kehidupan ini
karena kehadiranmulah
yang membuatku
hanyut dalam rasa


Bukan untuk siapa siapa
aku tenggelam dalam gelapnya nurani
yang selama ini menghantuiku
mungkin takdir berkata lain
untuk apa aku berjalan dalam gelapnya keramian
bersendagurau bagaikan burung berkicau
seolah-olah tak ada hentinya
disaat semua berpacu dalam waktu
aku hanya bisa melihat mereka
dan bergumam untuk apakah ini
dan mereka menjawab
bukan untuk siapa siapa
sesekali aku menelaah arti kehidupan ini
karna
aku bukanlah seseorang yang seperti mereka
dan bukan untuk siapa siapa
rahasia ini akan terbuka

Modern
aku terlena dalam ilusi
menghantarkanku kepada duniawi
semakin kukejar semakin menjauh
nafsu yang kian menyelimuti
bagai si ayam merah bernyanyi
dunia yang semakin sempit
membuatku bertanya-tanya
ini hanya realita di balik mimpi
semakin hari semakin sepi
tak ada sosialisasi yang ada hanya notifikasi
tak ada canda gurau dan jeritan
yang ada hanyalah senyum dibalik kaca
yang eksis tapi dompet tipis
yang gaya tapi orang tua apa adanya
yang berpasangan tapi otak selangkangan
agamis dianggap teroris
yang kritis tapi hobi ngemis-ngemis
yang pintar kelakuan barbar
untuk apa kita hidup
kalo cuma menumpahkan darah
kau gunakan egomu untuk kekuasaan semata
yang tak ada artinya
kau makan jabatanmu
untuk isi kantongmu
sanak saudara kau anggap kambing
orang lain kau anggap penting
otak busukmu terus mengoceh
untuk mendapat segenggam receh
yang penting aku senang
yang penting aku bahagia
perut kenyang
persetan  dengan orang orang

Buat aku
Aku tak bisa begini terus
hingga akhirnya ku terjatuh
mungkin aku butuh sendiri
menikmati heningnya kalbu
jalan buntu di akalku
membuatku berhenti bergerak
seakan akan kepalaku berputar
untuk apa selama ini aku berbuat
seolah olah semuanya tak ada artinya
mungkin hanya asumsiku belaka
bukan untuk bersandiwara dalam pekatnya imajinasi
aku berjalan menelusuri alam bawah sadarku
mencari sebuah jawaban yag tak kunjung datang
cinta yang kian ber ubah
sejalan dengan hasrat ini
aku terhempas kerasnya batu
yang membuatku sadar arti dari semua ini
janganlah kau datang hanya untuk egomu
seakan aku hanyalah sebuah labuhan
harga diri umat manusia yang tak bisa direndahakan
sama sama makan minum
buat apa terpecah belah
hanya karna sesuatu
biarkan ini berjalan hingga terbitnya
sebuah kepastian
aku merasa sebuah getaran
yang membuat diriku terdiam
menatap langit biru menghirup udara segar
mungkin ini sebuah ilusi dalam benakku
jalan yang selama ini aku lewati
kaki yang tak kenal lelah demi sebuah impian
aku tahu semua bukanlah mimpi
bagi orang lain mimpi bukanlah sekedar cerita belaka
dalam benaku aku selalu bermimpi
karna mimpilah yang membuat jiwaku tak kenal lelah
berkarya dalam sebuah angan
bekerja dalam nyata
karna mimpi bukanlah angan
mimpi ialah dua dimensi dalam satu waktu